Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Mengapa Danau Erie Kerap Diserang Alga?

Written By Unknown on Rabu, 03 April 2013 | 10.44

Selasa, 02 April 2013 | 22:15 WIB

TEMPO.CO, San Francisco - Bercak kehijauan di permukaan Danau Erie sepintas  terlihat seperti sebuah pola yang  indah. Namun sebenarnya bercak kehijauan itu adalah indikasi bahwa danau, yang terletak di perbatasan antara provinsi Ontario di Kanada dan Ohio, Pennsylvania dan New York di Amerika Serikat tersebut, tengah diserang pertumbuhan populasi alga sehingga menutupi permukaan air.

Hasil riset terbaru menunjukkan, masalah yang disebabkan fenomena algal bloom yang berbahaya  di Danau Erie itu diperkirakan akan bertambah buruk jika tidak segera ditangani.

Pada musim panas 2011, sebelah barat Danau Erie berubah menjadi hijau, ketika ledakan pertumbuhan populasi alga menutupi permukaan danau dan menumpuk di sepanjang  tepi danau. Dalam laporan yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences, 1 April 2013, fenomena itu mencapai puncaknya ketika populasi alga menutupi area 2,5 kali lebih luas daripada algal bloom yang pernah terjadi di danau tersebut selama ini.

"Terdapat beberapa faktor yang berpadu menyebabkan ledakan populasi itu, dan kemungkinan peristiwa itu semakin bertambah luas dampaknya di masa depan," kata Anna Michalak, peneliti di Carnegie Institution for Science di  Stanford University di Amerika Serikat.

Fenomena itu terjadi karena perubahan praktek pertanian dalam beberapa tahun terakhir. "Makin banyak pupuk dari lahan pertanian di sekitarnya yang  masuk ke danau dan mendorong ledakan pertumbuhan alga," kata Michalak.

Melimpasnya pupuk dari lahan pertanian ke danau diperparah oleh badai musim semi pada 2011. Pada waktu itu, curah hujan sangat tinggi dalam periode waktu yang sangat pendek sehingga menggelontor pupuk dari ladang.

"Di danau, temperatur di atas rata-rata juga memicu pertumbuhan alga," ujarnya. "Minimnya angin kencang mencegah danau teraduk, padahal peristiwa itu biasanya membuat alga terbenam ke dasar dan membawa air dari dasar ke permukaan."

Fenomena ini kemungkinan semakin diperburuk oleh perubahan iklim global, yang diperkirakan akan membuat badai musim semi lebih besar, temperatur  lebih hangat dan angin kencangh lebih sedikit di masa depan. "Penanganan perubahan iklim di tingkat global, akan menghasilkan efek penting di tingkat lokal," kata Michalak.

LIVESCIENCE | TJANDRA  

 


10.44 | 0 komentar | Read More

Google Digugat Enam Negara

Selasa, 02 April 2013 | 23:03 WIB

TEMPO.CO, Paris - Pihak berwenang di enam negara Eropa mengambil  beberapa langkah untuk memaksa Google mematuhi aturan privasi Uni Eropa. Lembaga perlindungan data Prancis, CNIL, menyatakan ke enam negara itu adalah Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Spanyol, dan Inggris.

"Mereka sepakat melancarkan tindakan pada tanggal 2 April 2013 dengan dasar dari ketentuan yang diatur dalam perundang-undangan nasional masing-masing negara untuk memaksa Google membuat kebijakan privasi sesuai dengan peraturan Eropa," kata pernyataan tertulis CNIL.

Pada Oktober tahun lalu lembaga perlindungan data dari 27 negara Uni Eropa memperingatkan Google bahwa kebijakan kerahasiaan baru tidak sesuai dengan hukum Eropa. Mereka memberi waktu empat bulan bagi Google untuk membuat perubahan atau menghadapi tindakan hukum.

Ketika batas waktu yang berakhir pada bulan Februari terlewati, beberapa lembaga perlindungan data Eropa membentuk gugus tugas untuk "melakukan  tindakan hukum terkoordinasi terhadap Google."

CNIL mengatakan telah melihat tidak ada perubahan kebijakan privasi Google setelah perwakilan perusahaan itu bertemu pada 19 Maret dengan gugus tugas perlindungan data dari Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Spanyol, dan Inggris. CNIL menambahkan pihaknya telah diberitahu bahwa Google telah meluncurkan sebuah prosedur pemeriksaan.

Google meluncurkan kebijakan privasi baru pada bulan Maret 2012, yang memungkinkan untuk melacak pengguna di berbagai layanan untuk mengembangkan iklan yang ditargetkan. Langkah ini menuai kritik tajam dari kelompok advokasi konsumen Amerika Serikat dan Eropa.

CNET | TRIP B


10.44 | 0 komentar | Read More

Tikus Ternyata Bisa Batuk

Written By Unknown on Selasa, 02 April 2013 | 10.44

Selasa, 02 April 2013 | 07:03 WIB

TEMPO.CO, Guangzhou--Tahukah Anda, ternyata tikus bisa batuk. Penelitian baru menunjukkan bahwa tikus juga dapat digunakan untuk media percobaan untuk melawan batuk.

Tikus adalah hewan laboratorium yang ideal karena mereka tumbuh dengan cepat, mereproduksi dalam jumlah besar dan hanya membutuhkan rumah tinggal yang tak terlalu besar. Ini memungkinkan para ilmuwan untuk membuat percobaan pada mereka secara massal.

Tikus sering digunakan dalam penelitian untuk mengembangkan obat-obatan baru yang akan dimanfaatkan untuk manusia. Respon hewan ini juga hampir sama dengan manusia. Misalnya, tikus meringis saat merasa kesakitan. Respon ini sama seperti manusia. Percobaan menganalisis wajah tikus bisa membantu menguji obat penghilang rasa sakit baru sebelum dicobakan pada manusia.

Lalu, apakah tikus bisa batuk? karena tiap suara mungkin tak terdengar dengan baik. Untuk menjawab misteri ini, para ilmuwan di Guangzhou Medical College, Cina menyemprotkan kabut capsaicin, molekul cabai pedas pada 40 tikus. Hewan pengerat ini ditempatkan dalam mesin yang dikenal sebagai plethysmograph yaitu sebuah perangkat yang mengukur perubahan volume tubuh untuk mendeteksi udara yang bergerak keluar masuk dari tikus. Para peneliti juga mendengarkan suara tikus dengan mini-mikrophone dan memantau gerakan tubuh mereka.

Tikus tersebut membuat berbagai suara seperti mengendus, menggeretakkan gigi, menggaruk hidung dan menggetarkan kepala mereka. Diantara suara-suara ini, para ilmuwan mengidentifikasi suara ledakan yang bertepatan dengan goncangan kepala, perut yang menyentak dan mulut terbuka sehingga mirip dengan gerakan batuk.

Ketika diberikan obat penekan batuk seperti kodein, batuk tikus menurun drastis. Capsaicin yang diberikan sebelum percobaan juga membantu menekan batuk. Kemungkinan material ini menundukkan saraf tikus. Temuan ini menunjukkan bahwa tikus dapat digunakan dalam eksperimen mencari obat baru untuk melawan batuk.

Baru-baru ini para ilmuwan juga telah menemukan bahwa tikus bisa menyanyikan melodi ultrasonik bahkan tertawa saat digelitik. Mereka menerbitkan temuan ini secara rinci dalam jurnal online PLoS ONE edisi 21 Maret. Simak berita iptek lainnya di sini.

LIVE SCIENCE | ISMI WAHID

Topik Terhangat:
EDISI KHUSUS Guru Spiritual Selebritas || Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo|| Nasib Anas

Baca juga:
Sastrawan Shakespeare Pengusaha yang Kejam
Twitter Google dan YouTube Ramaikan April Mop
Arab Saudi Ancam Blokir Skype dan WhatsApp
Mungkinkah Menghitung Komodo dengan Kamera Jebak?


10.44 | 0 komentar | Read More

CEO Apple Minta Maaf pada Konsumen Cina  

Selasa, 02 April 2013 | 09:40 WIB

TEMPO.CO, Beijing - Setelah diprotes terkait dengan kebijakan garansi di Cina, Apple menjanjikan layanan yang lebih baik di wilayah tersebut. Pesan itu datang berbarengan dengan permintaan maaf dari CEO Apple, Tim Cook, yang di-posting dalam bahasa Cina di situs Apple Cina hari ini.

Di dalamnya, Cook meminta maaf atas kurangnya komunikasi mengenai masalah itu, dan mengatakan bahwa perusahaan sedang melaksanakan perbaikan di tiga bidang kebijakan garansi dan layanan terkait.

Perubahan-perubahan itu termasuk sebuah kebijakan baru perbaikan untuk iPhone 4 dan 4S dengan menyediakan penggantian telepon baru atau penggantian suku cadang selama satu tahun setelah pembelian. Selain itu, memperluas jaminan pada produk yang dipasarkan. Semua perubahan itu masuk dalam laman garansi di situs Apple Cina.

Perusahaan juga menyediakan formulir umpan balik secara online untuk hal yang berada di luar perubahan tersebut.

Catatan itu muncul setelah kritik atas praktek garansi Apple di wilayah tersebut. Isu itu pertama muncul saat televisi negara, China Central Television, bulan lalu mengklaim Apple menganaktirikan Cina terkait dengan layanan purnajual. Servis Apple di Cina, kata TV itu, tak sama dengan servis yang diberikan perusahaan itu di negara lain.

Dalam respons awal secara online, Apple mengatakan sangat menghormati pelanggan Cina, dan sepenuhnya mematuhi hukum dan peraturan setempat. Namun, ketika perusahaan menolak untuk diwawancarai atau berbicara lebih lanjut tentang masalah ini, hal itu dipandang sebagai arogansi oleh media lokal.

Ini adalah permintaan maaf kedua Cook kepada pelanggan sejak mengambil kendali sebagai CEO Apple pada Agustus 2011. September lalu, ia meminta maaf atas kesalahan dalam Apple map, dan berjanji akan melakukan perbaikan.

REUTERS | TRIP B

Topik Terhangat:
EDISI KHUSUS Guru Spiritual Selebritas || Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo|| Nasib Anas

Baca juga:
Blogger Kuwait Dipenjara Gara-gara Twitter
Korea Selatan Peringatkan Provokasi Utara
Wisatawan Asing Diperkosa di Brasil
India Tolak Permohonan Paten Obat Kanker Novartis


10.44 | 0 komentar | Read More

5 Kejutan April Mop di Dunia Teknologi  

Written By Unknown on Senin, 01 April 2013 | 10.44

Senin, 01 April 2013 | 06:47 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Belum jelas kejutan apa yang bakal datang di dunia teknologi pada bulan April tahun ini. Lelucon pada bulan April, yang biasa disebut April Mop, itu bisa berupa kreasi cerdik sampai sesuatu yang di luar dugaan.

Berikut ini kejutan April Mop atau yang di luar negeri disebut April Fool's Day di dunia teknologi, seperti dikutip techhive.

1. Mengantar kopi via scooter
Pada April 2011, Starbucks memperkenalkan inovasi berupa aplikasi Mobile Pour. Melalui software ini, penggemar kopi Starbucks bisa memesan secangkir minuman kesukaan mereka dan langsung diantar oleh barista dengan mengendarai scooter.

2. Laptop seukuran koin
Ketika semua perusahaan berpikir membuat komputer jinjing dengan layar lebih lebar, Sony berbuat sebaliknya.

April tahun lalu, perusahaan asal Jepang ini memperkenalkan laptop super mungil, hanya seukuran koin. Namanya Sony Vaio Q. Notebook ini dikenal sebagai ultrabook terkecil di dunia.

3. Titip kamera di kepala kanguru
Bukan Google kalau idenya tidak "gila". Lantaran kesulitan menangkap pemandangan indah di pedalaman Australia, April 2012, perusahaan ini sampai memasang kamera di atas kepala kanguru.

Hasil perjalanan kanguru ke berbagai pelosok ini kemudian disajikan di Google Map Australia. Kira-kira seperti apa, ya, kualitas gambar yang ditangkap sambil melenting?

4. Penerjemah bahasa binatang
Pernahkah terbayang Anda bisa benar-benar memahami bahasa binatang? Pada April 2011, perusahaan Google di Inggris membuat Google Translate versi bahasa binatang. Layanan ini berusaha menerjemahkan apa yang binatang itu sampaikan kepada manusia.

5. Warner Brothers mengakuisisi Pirate Bay
Tak perlu pikir panjang. Kabar ini pasti hanya lelucon. Mana mungkin Warner Brothers mau membeli situs yang bergerak pada kegiatan berbagai file di Internet. Mereka justru menjadi musuh bebuyutan.

Kabar palsu itu tersebar pada 1 April 2009. Ketika itu, Warner Brother disebut membeli Pirate Bay senilai US$ 13 miliar.

RINI K | TECHHIVE

EDSUS TEMPO.CO: Guru Spiritual Seleb

Baca juga:
Sketsa Wajah Penyerang LP Cebongan Segera Disebar
Komisi I: Penyerangan Cebongan Hampir Sempurna
SBY Jadi Ketua Umum, Loyalis Anas Melemah

Topik Terhangat: Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo|| Nasib Anas


10.44 | 0 komentar | Read More

Sastrawan Shakespeare Pengusaha yang Kejam  

Senin, 01 April 2013 | 09:58 WIB

TEMPO.CO, London - William Shakespeare selama ini dikenal sebagai penulis drama terkenal asal Inggris. Shakespeare, yang hidup antara 1564-1616, ternyata juga merupakan seorang tuan tanah dan pengusaha yang kejam.

Dilansir dari situs BBC, sejumlah dokumen yang ditemukan Universitas Aberystwyth di Wales, Inggris Barat, menemukan Shakespeare menarik keuntungan saat kelaparan dan masa-masa sulit dialami masyarakat saat itu. Catatan pengadilan dan pajak juga memperlihatkan dia berulang kali didakwa karena menimbun bahan pangan secara gelap untuk dijual dengan harga yang tinggi.

Sebagai tuan tanah, Shakespeare menggunakan sebagian besar tanahnya untuk menanam gandum dan biji-bijian ketika bencana kelaparan melanda Eropa. Dia kemudian menimbun sebagian hasil panen agar bisa dijual dengan harga mahal. Warga yang terlambat membayar pembelian pangan itu sering pula dikenakan denda. Namun, aksinya bisa diendus pihak berwenang sehingga beberapa kali sastrawan terkenal itu diproses ke pengadilan.

Tim peneliti Universitas Aberystwyh memperkirakan Shakespeare baru pensiun sebagai "pengusaha" setelah bekerja selama 24 tahun. Pasa masa hidupnya, dia merupakan tuan tanah terbesar di kota tempat tinggalnya, Stratford-upon-Avon.

Salah satu karya Shakespeare, Coriolanus, menggambarkan tuan tanah yang kaya dengan latar belakang kerusuhan akibat penimbunan pangan pada masa kelaparan. Dalam karya yang diperkirakan ditulis antara tahun 1605-1608, para warga biasa berupaya melakukan balas dendam atas para bangsawan dan pedagang yang dianggap menghambat mereka untuk mendapat makanan.

Penulis naskah terkeal Romeo and Juliet ini sempat berkarier di London, tetapi kembali ke Stratford-upon-Avon pada masa lima tahun terakhir kehidupannya. Dia meninggal dunia pada 23 April 1616 dan dikenang sebagai salah satu sastrawan penting dunia, yang karya-karyanya masih terus dipentaskan di berbagai belahan Bumi.

BBC | AMIRULLAH

Berita Lain: 
5 Kejutan April Mop di Dunia Teknologi
Domain Khusus Desa Diluncurkan
Facebook Siapkan Android Versi Sendiri
Facebook dan HTC Bakal Luncurkan Ponsel Bersama


10.44 | 0 komentar | Read More

Facebook dan HTC Bakal Luncurkan Ponsel Bersama  

Written By Unknown on Minggu, 31 Maret 2013 | 10.44

Jum'at, 29 Maret 2013 | 14:02 WIB

TEMPO.CO, Menlo Park - Tahun ini bakal menjadi saat yang semakin menyenangkan, khususnya bagi para penggemar telepon seluler pintar. Facebook dan HTC dikabarkan bakal meluncurkan ponsel pintar pada pertengahan tahun ini. HTC, manufaktur ponsel asal Taiwan, bakal merancang tubuh dari ponsel ini.

Sedangkan Facebook, yang merupakan jejaring sosial terbesar sejagat, bakal menyediakan sistem operasinya. Keduanya juga menyiapkan kampanye iklan bersama agar produk dari proyek besar ini diterima publik.

Menurut sumber orang dalam, kedua perusahaan akan memposisikan ponsel pintar mereka ini sebagai produk gaya hidup, dan bukan hanya sekadar perangkat dengan spesifikasi canggih.

Menariknya, Facebook bakal menggelar jumpa pers mengenai sistem operasi Android besutannya sendiri pada pekan depan. Hingga beberapa bulan lalu, Chief Executive Officer Facebook, Mark Zuckerberg, membantah adanya rencana ini. "Ide agar Facebook membuat ponsel itu terasa janggal," kata dia.

Menurut sumber internal Facebook, ponsel ini nantinya bakal memiliki penampilan mirip dengan ponsel premium iPhone. Ponsel ini bakal memiliki tombol utama (home button).

Lalu bakal ada tombol navigasi di sebelah kiri dan kanannya, yang bersifat sentuhan kapasitif. Sedangkan ukuran layarnya bakal sedikit lebih lebar dari 4 inci, yang terdapat pada ponsel iPhone 5, yaitu 4,3 inci.

Ponsel Facebook dan HTC ini juga bakal memiliki sudut bulat. Untuk otaknya, ada kabar ponsel ini bakal memiliki kecepatan 1,5 gigahertz, dengan satu gigabita memori, 16 gigabita kapasitas penyimpanan. Lalu kamera belakangnya memiliki resolusi 5 megapiksel dan kamera depannya 1,6 megapiksel.

Dengan menggunakan sistem operasi Android yang dikustomisasi, Facebook bakal memasukkan fitur-fiturnya seperti layanan pesan, unggah foto, dan integrasi kontak. Untuk keperluan penggarapan sistem operasi ini, Facebook memamg telah merekrut puluhan hingga ratusan penulis program asal Google dan Apple.

BUDI RIZA


10.44 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger