Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Variasi Genetik Bikin Manusia Tak Sempurna

Written By Unknown on Minggu, 09 Desember 2012 | 10.44

Sabtu, 08 Desember 2012 | 05:28 WIB

TEMPO.CO , Cambridge--Peneliti menemukan setiap orang sehat membawa ratusan variasi asam deoksibonukleat (DNA) bersifat merusak. Inilah harta terpendam yang menyimpan berbagai potensi penyakit di tubuh manusia.

Tahap perkembangan manusia dikendalikan pada tingkat sel melalui kode genetik. Potongan kode dalam sel manusia bervariasi satu sama lain dan membawa sifat baik dan buruk.

Sejak beberapa dekade lampau, variasi genetik diketahui berpengaruh pada kerentanan penyakit di tubuh seseorang. Namun baru kali ini peneliti bisa menghitung jumlah variasi gen pembawa penyakit yaitu sebanyak 400 varian.

"Ini ujung pencarian berusia setengah abad," kata Yali Xue, peneliti dari Wellcome Trust Sanger Institute yang melakukan riset dalam siaran pers, Kamis, 6 Desember 2012.

Variasi genetik di dalam tubuh manusia, kata dia, berasal dari proses mutasi. Dengan mengetahui jumlah ragam kode, peneliti berharap bisa merunut dampak kerusakan yang ditimbulkan.

Penghitungan dilakukan dengan bekal data genetik 179 orang pada proyek 1000 Genom. Orang-orang ini dipilih karena tidak menampakkan penyakit genetik.

Data genetik ini kemudian dibandingkan dengan basis datamutasi gen manusia yang mendaftar semua jenis variasi genetik. Dari perbandingan ini peneliti bisa menghitung jumlah variasi genetik pada manusia sehat.

Pada banyak kasus, variasi genetik menghasilkan dampak tunggal. Variasi seperti ini tak banyak menyebabkan bahaya pada pembawanya. Gen resesif ini hanya pengaruh besar jika muncul berpasangan. Risiko penyakit bawaan dari gen ini akan muncul pada satu dari sepuluh orang di dunia.

"Mayoritas orang memiliki tingkat bahaya ringan dan hanya terjangkit setelah hidup beberapa puluh tahun," ujar peneliti dari Cardif University, David Cooper.

ANTON WILLIAM

Baca juga:

James Cameron Temukan Makhluk Aneh di Dasar Laut
Australia Kembangkan Nanas Rasa Kelapa
Suara Hewan Kenapa Pengaruhi Panen Ketang
Anjing Ternyata Bisa Mengendarai Mobil
Peneliti Yogya: Suara Hewan Pengaruhi Panen Petani


10.44 | 0 komentar | Read More

SPC P1 dan P3, Tablet Secerdas Ponsel Pintar  

Sabtu, 08 Desember 2012 | 14:40 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Di Indonesia, menurut Yahoo! Net Index Study, pada pertengahan tahun ini, pertumbuhan pengguna Internet cenderung positif. Bahkan, jika ingin mencari sesuatu, seseorang lebih menyukai membuka Internet ketimbang media lain.

Perilaku tersebut berdampak terhadap pasar komputer, khususnya yang berbasis mobile, seperti komputer tablet atau telepon seluler. Tingginya minat orang menggunakan Internet membuat pasar perangkat bergerak kian gurih.

Khusus pasar tablet, kini tersedia beragam jenis dan merek yang ditawarkan. Harganya pun sangat variatif, mulai di bawah Rp 1 juta hingga di atas Rp 6 juta. Masing-masing tentu mempunyai segmen tersendiri.

Harga tablet di rentang bawah sebesar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta banyak diisi oleh tablet lokal, yakni tablet yang dibuat di Cina tapi dilabeli merek lokal. Sebut saja, Advan Vandroid, IMO, Cyrus, atau Nexian.

Salah satu vendor lokal yang juga bermain di tablet murah ini adalah PT Supertone (SPC). Selama ini, SPC lebih berfokus pada bisnis aksesori komputer. Namun, gurihnya pasar tablet membuat mereka juga terjun di bisnis ini.

Produk tablet SPC yang sudah beredar di Indonesia antara lain SPC P1 dan SPC P3. Dalam dua pekan terakhir, Tempo berkesempatan mengenal lebih dekat kedua komputer tablet berbasis Android Ice Cream Sandwich itu.

SPC P1

Inilah tablet yang menjadi andalan SPC untuk menggedor pasar tablet murah Indonesia. Luas layarnya 7 inci dari jenis TFT kapasitif dengan resolusi sebesar 800 x 480 piksel dan memiliki aspek rasio 16 : 9. 

Memutar film dengan format bioskop di tablet ini tak ada masalah. SPC P1 juga sudah dilengkapi dengan Super HD Player 2160p. Gambar yang ditampilkan menjadi lebih tajam.

Hanya, ada kelemahan yang mengganggu di layar ini. Ketika tablet berada dalam posisi vertikal, layar akan buram ketika dilihat dari sisi kiri. Ketika dalam posisi horizontal, efek seperti itu terasa ketika layar dilihat dari sisi bawah. Jadi, posisi tablet harus sejajar dengan mata agar enak dipandang.

Sistem operasi Android Ice Cream Sandwich yang dibenamkan tak mengalami masalah berkat digunakannya prosesor berkecepatan 1 gigahertz dan memori internal 8 gigabita. Saat Tempo mencoba berselancar di dunia maya, semua berjalan mulus.

Yang menarik dari tablet ini adalah kemampuannya melakukan panggilan telepon dan berkirim pesan pendek atau SMS, layaknya sebuah ponsel pintar. Tak banyak tablet yang bisa mengirim SMS. Tempo sempat mencobanya dan berjalan dengan baik. Inilah salah satu kelebihan SPC P1.

Dari segi tampilan tak ada yang istimewa. Hanya, jika kamera biasanya ada di bagian atas tengah ketika tablet dalam posisi vertikal, pada SPC P1 kamera terletak di kanan bawah. Sedangkan pada posisi horizontal, kamera ada di sisi kanan atas. Penempatan kamera yang tak lazim.

Tombol power dan volume ada di samping bawah sebelah kanan. Sedangkan port catu daya, kartu memori, kabel HDMI, mini USB, dan jack earphone 3,5 milimeter, semua terletak di sisi bawah tablet.

Seperti tablet 7 inci Android lainnya, bodi SPC P1 terbuat dari bahan plastik. Meski begitu, beratnya yang hanya 350 gram membuat tablet ini enak dijinjing.

SPC P3

Tablet SPC lainnya yang juga mampir ke meja redaksi Tempo adalah seri P3. Layar seluas 9,7 inci yang diusungnya mirip ukuran layar iPad buatan Apple, yakni cenderung mengotak. Memiliki resolusi 768 x 1024 piksel, aspek rasio layar P3 adalah 4 : 3.

Yang paling terlihat dari fisik SPC P3 adalah di sisi kiri dan kanan bagian belakang sedikit menonjol dan berbentuk kotak. Pada bagian kanan terdapat berbagai port seperti HDMI, mini USB, catu daya, kartu memori, dan jack earphone 3,5 milimeter.

Sedangkan, pada sisi kiri, bagian kotak yang menonjol diisi kamera sebesar 5 megapiksel. Sedangkan pada penampang muka layar terdapat tiga tombol fisik, yakni home, back, dan menu.

Meski ukurannya cukup besar, SPC P3 masih cukup nyaman untuk dibawa-bawa lantaran bobotnya yang cukup ringan, yakni sekitar 600 gram.

Secara umum, tablet SPC yang dibuat di Cina ini layak bersaing dengan tablet murah lain yang sekelas. Namun, dengan harga Rp 1,4-1,6 juta, jangan berharap kemampuannya akan menyamai tablet dengan harga premium. 

FIRMAN

SPESIFIKASI

SPC P1

Sistem operasi: Android 4.0 Ice Cream Sandwich

Prosesor: Kecepatan 1 GHz

Layar: 7 inci TFT kapasitif (800 x 480 piksel), aspek rasio 16 : 9

Memori internal: 8 GB (bisa ditambah hingga 32 GB)

RAM internal: 512 MB DDR 3

Kamera: VGA (depan)

Konektivitas: Wi-Fi, HDMI, USB

Dimensi: 199 x 120 x 11,8 milimeter

Berat: 350 gram

Baterai: Lithium-ion 3.000 mAh

Fitur: G-sensor, multisentuh 5 jari

SPC P3

Sistem operasi: Android 4.0 Ice Cream Sandwich

Prosesor: Kecepatan 1 GHz

Layar: 9,7 inci (768 x 1024 piksel)

Memori internal: 8 GB (bisa ditambah hingga 32 GB)

RAM internal: 1 GB DDR 3

Kamera: Depan 1,3 MP dan belakang 5 MP

Konektivitas: Wi-Fi, HDMI, 3,5 earphone jack

Dimensi: 190 x 240 x 11,9 milimeter

Berat: 600 gram

Baterai: 6.500 mAh

*****


10.44 | 0 komentar | Read More

Telkom Jateng Pasang WiFi di 100 Ribu Titik

Written By Unknown on Sabtu, 08 Desember 2012 | 10.44

Sabtu, 08 Desember 2012 | 03:31 WIB

TEMPO.CO, Surakarta--Telkom Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta akan meningkatkan penetrasi penggunaan internet di masyarakat. Deputi General Manager Telkom Jateng-DIY Riyanto Utomo mengatakan saat ini baru 9,1 persen masyarakat Indonesia yang sudah mengakses internet. "Bahkan kita kalah dengan Vietnam yang 27 persen penduduknya sudah melek internet," ujarnya kepada wartawan ketika ditemui di Surakarta, Jumat, 7 Desember 2012.

Agar semakin banyak masyarakat yang mengakses internet, Telkom Jateng-DIY sejak pertengahan tahun ini sudah memasang WiFi di beberapa titik. Targetnya pada 2013 ada 100 ribu titik yang terpasang. Perangkat WiFi dipasang di tempat pertemuan orang, tempat keramaian, dan ruang publik.

Bagi pelanggan Speedy, bisa mengaksesnya secara gratis dengan berbekal nomor pelanggan Speedy, nomor telepon rumah, dan memasukkan kata kunci atau password. "Jadilah Speedy bergerak. Meskipun sedang di luar rumah, pelanggan Speedy tetap bisa mengakses internet dengan kecepatan tinggi," katanya.

Di sisi lain, jumlah pelanggan Speedy terus digenjot. Dengan program peningkatan kemampuan telepon rumah agar bisa mengakses internet, dia berharap semakin banyak rumah yang masuk kategori rumah internet. 

"Pemasangan internet itu gratis. Kami juga berikan modem gratis ke pelanggan telepon rumah," ujarnya. Saat ini dari sekitar satu juta pelanggan telepon rumah di Jateng-DIY, 30 ribu pelanggan sudah tersambung dengan internet. "Target kami paling tidak 500 ribu pelanggan yang terpasang Speedy," ujarnya.

Manajer Telkom Area Solo Raharjo mengatakan untuk Solo akan memasang fasilitas WiFi di 700 titik. "Kami utamakan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi," katanya dalam kesempatan yang sama. Karena membutuhkan energi listrik, maka pemasangan dilakukan di sekitar halte bus.

Bagi pelanggan Speedy, dapat mengakses dengan kecepatan 2 Mbps. Sementara masyarakat umum non pelanggan Speedy, tetap dapat menikmati layanan WiFi tersebut. "Tentu kecepatannya berbeda karena gratis. Sedangkan pelanggan Speedy sudah berlangganan di rumah masing-masing," ujarnya.

Untuk program pemasangan internet di telepon rumah pelanggan, saat ini dari 30 ribu pelanggan baru 2 ribu yang sudah terpasang Speedy. Dia optimistis tahun depan seluruh pelanggan telepon rumah sudah terkoneksi dengan internet.

Riyanto mengatakan penguasaan internet berkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi. Mengutip analisis Bank Dunia, dia mengatakan pemakaian internet menyumbang 1,3 persen pertumbuhan ekonomi. "Internet meningkatkan daya saing bangsa dan membuka peluang pemasaran ke pasar global," katanya.

UKKY PRIMARTANTYO

Baca juga:
James Cameron Temukan Makhluk Aneh di Dasar Laut
Australia Kembangkan Nanas Rasa Kelapa
Suara Hewan Kenapa Pengaruhi Panen Ketang
Anjing Ternyata Bisa Mengendarai Mobil
Peneliti Yogya: Suara Hewan Pengaruhi Panen Petani


10.44 | 0 komentar | Read More

Variasi Genetik Bikin Manusia Tak Sempurna

Sabtu, 08 Desember 2012 | 05:28 WIB

TEMPO.CO , Cambridge--Peneliti menemukan setiap orang sehat membawa ratusan variasi asam deoksibonukleat (DNA) bersifat merusak. Inilah harta terpendam yang menyimpan berbagai potensi penyakit di tubuh manusia.

Tahap perkembangan manusia dikendalikan pada tingkat sel melalui kode genetik. Potongan kode dalam sel manusia bervariasi satu sama lain dan membawa sifat baik dan buruk.

Sejak beberapa dekade lampau, variasi genetik diketahui berpengaruh pada kerentanan penyakit di tubuh seseorang. Namun baru kali ini peneliti bisa menghitung jumlah variasi gen pembawa penyakit yaitu sebanyak 400 varian.

"Ini ujung pencarian berusia setengah abad," kata Yali Xue, peneliti dari Wellcome Trust Sanger Institute yang melakukan riset dalam siaran pers, Kamis, 6 Desember 2012.

Variasi genetik di dalam tubuh manusia, kata dia, berasal dari proses mutasi. Dengan mengetahui jumlah ragam kode, peneliti berharap bisa merunut dampak kerusakan yang ditimbulkan.

Penghitungan dilakukan dengan bekal data genetik 179 orang pada proyek 1000 Genom. Orang-orang ini dipilih karena tidak menampakkan penyakit genetik.

Data genetik ini kemudian dibandingkan dengan basis datamutasi gen manusia yang mendaftar semua jenis variasi genetik. Dari perbandingan ini peneliti bisa menghitung jumlah variasi genetik pada manusia sehat.

Pada banyak kasus, variasi genetik menghasilkan dampak tunggal. Variasi seperti ini tak banyak menyebabkan bahaya pada pembawanya. Gen resesif ini hanya pengaruh besar jika muncul berpasangan. Risiko penyakit bawaan dari gen ini akan muncul pada satu dari sepuluh orang di dunia.

"Mayoritas orang memiliki tingkat bahaya ringan dan hanya terjangkit setelah hidup beberapa puluh tahun," ujar peneliti dari Cardif University, David Cooper.

ANTON WILLIAM

Baca juga:

James Cameron Temukan Makhluk Aneh di Dasar Laut
Australia Kembangkan Nanas Rasa Kelapa
Suara Hewan Kenapa Pengaruhi Panen Ketang
Anjing Ternyata Bisa Mengendarai Mobil
Peneliti Yogya: Suara Hewan Pengaruhi Panen Petani


10.44 | 0 komentar | Read More

Australia Kembangkan Nanas Rasa Kelapa

Written By Unknown on Jumat, 07 Desember 2012 | 10.44

Jum''at, 07 Desember 2012 | 07:54 WIB

TEMPO.CO, Queensland - Australia mengumumkan bahwa mereka telah mengembangkan buah yang revolusioner. Mereka telah mengembangkan nanas jenis baru yang tidak hanya manis tetapi juga memiliki rasa kelapa tropis. Kini, penelitian itu berada dalam tahap akhir pengembangan varietas baru.

Penelitian yang dilakukan di Queensland ini memberi nama pada varietas nanas sebagai AusFestival. "Nanas ini memiliki rasa kelapa yang lezat dan Anda tak akan menemukannya pada tiap nanas di Australia," ujar Garth Senewski, hortikulturis.

Menurutnya, nanas AusFestival ini berasa manis, rasa asam yang rendah dan sangat juicy. Rasa yang unik, tambahnya, harus dapat membuktikan bahwa buah baru ini populer di kalangan pelanggan.

Generasi baru dari nanas ini memiliki potensi untuk merevolusi teknik mencampur koktail. Saat pina colada koktail harus dibuat dengan mencampurkan rum, krim kelapa dan jus nanas bersama dengan es, maka AusFestival akan melakukannya tanpa kebutuhan kelapa.

Senewski awalnya tidak berniat membuat nanas yang memiliki rasa kelapa. "Ketika kami melakukan isolasi, kami tidak sedang mencari nanas rasa kelapa atau rasa yang lainnya. Kami sedang mencari nanas rasa yang bagus, manis, asam rendah dan aromatik," katanya.

DAILY MAIL | ISMI WAHID

Berita terpopuler lainnya:
Bupati Aceng Diduga Memeras Rp 250 Juta
Ide Jokowi Atasi Kemacetan Dinilai Tak Efektif 
Pelajar Situbondo Bentuk Kelompok Arisan Seks
Kurikulum Baru, SMA Tidak Ada Penjurusan 
Skandal Bupati Aceng Tak Kejutkan Kawan Dekatnya


10.44 | 0 komentar | Read More

Anjing Ternyata Bisa Mengendarai Mobil

Jum''at, 07 Desember 2012 | 08:37 WIB

TEMPO.CO, Auckland - Sebuah penampungan hewan di Selandia Baru mengklaim telah melatih tiga ekor anjingnya untuk mengendarai mobil. Anjing bernama Porter, Ginny, dan Monte adalah anjing yang diselamatkan dan kini berada dalam perawatan Auckland Society for the Prevention of Cruelty to Animals (SPCA).

Untuk membuktikan bahwa anjing tersebut cerdas dan patuh seperti anjing peliharaan, seorang pelatih menemukan cara untuk mengajarkan beberapa trik, yaitu mengoperasikan Countryman mini khusus. "Anjing-anjing ini telah mencapai hal yang menakjubkan dalam delapan minggu pelatihan singkat," ujar Christine Kalin, CEO SPCA Auckland.

Mark Vette, pelatih anjing lokal, memilih tiga ekor anjing dari tempat penampungan dan mulai melatih mereka di dalam ruangan. Di sana tersedia sebuah gerobak yang dimodifikasi dengan roda kemudi dan kontrol terpisah untuk pergeseran, pengereman dan akselerasi. Setelah 7 pekan, trio ini lulus untuk pelatihan di sebuah mobil yang sebenarnya, di trek luar ruangan.

Penelitian telah menemukan bahwa anjing memiliki kecerdasan rata-rata seperti anak usia 2 tahun. Selain itu, scan otak telah mengkonfirmasi bahwa mereka memiliki kemampuan luar biasa untuk memahami dan merespon perintah manusia.

LIVE SCIENCE | ISMI WAHID

Berita terpopuler lainnya:
Bupati Aceng Diduga Memeras Rp 250 Juta
Ide Jokowi Atasi Kemacetan Dinilai Tak Efektif 
Pelajar Situbondo Bentuk Kelompok Arisan Seks
Kurikulum Baru, SMA Tidak Ada Penjurusan 
Skandal Bupati Aceng Tak Kejutkan Kawan Dekatnya


10.44 | 0 komentar | Read More

Perbedaan Mencermati Foto antara Pria dan Wanita

Written By Unknown on Kamis, 06 Desember 2012 | 10.44

Kamis, 06 Desember 2012 | 07:30 WIB

TEMPO.CO, London - Pria dan wanita memiliki persepsi yang berbeda untuk menangkap sebuah gambar yang mereka lihat. Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal PLoS One mengungkapkan bahwa pria dan wanita melihat gambar dengan cara yang berbeda.

Peneliti dari Universitas Bristol meminta 52 pria dan wanita bersama-sama mencermati sebuah gambar. Perbedaan gender kemudian terlihat dalam hal subyek mana yang menjadi fokus perhatian dan seberapa banyak gambar yang dieksplorasi.

Partisipan yang terdiri 26 perempuan dan 26 laki-laki berusia 19-47 tahun terlihat fokus di berbagai tempat pada satu hingga lima spot pada gambar film maupun karya seni. Beberapa gambar diambil dari film seperti The Sound of Music, Inside Man, dan The Blue Planet. Sedangkan karya seni diambil dari "People in the Sun" karya Edward Hopper dan "Three Graces" karya David Bowers.

Sebagian besar spot melibatkan wajah orang-orang dalam gambar, terutama mata serta bagian tubuh lain seperti tangan. Perempuan ternyata mengeksplorasi lebih banyak gambar dibanding laki-laki. Mereka fokus pada daerah selain wajah.

Felix Mercer Moss, peneliti sekaligus mahasiswa doktoral di Universitas Bristo, Inggris, berspekulasi bahwa risiko keengganan dapat menjelaskan beberapa perbedaan. Dalam budaya Barat, tatapan langsung dapat diartikan sebagai ancaman.

"Perempuan mungkin menempatkan risiko dan kekhawatiran untuk menatap orang pada matanya," kata Mercer Moss. Itulah sebabnya mereka dapat memfokuskan pandangan pada bagian bawah wajah daripada pria.

Dalam peta ilustrasi yang dibuat oleh Mercer Moss terlihat area pandang yang sering dipandang. Laki-laki sering menatap bagian wajah, seperti mata, dahi, maupun kepala bagian depan. Sedangkan perempuan berada di bagian bawahnya, yaitu dagu, dada, maupun perut, serta sedikit tangan.

Satu hal yang tampak jelas bahwa ternyata kecantikan bukan satu-satunya penyebab laki-laki dan perempuan melihat gambar-gambar ini.

NATIONAL GEOGRAPHIC NEWS | ISMI WAHID

Berita terpopuler lainnya:
Bupati Aceng Juga Dibelit Dugaan Korupsi
Polri Kembali Tarik 13 Penyidiknya dari KPK
50 Hari Blusukan Jokowi-Ahok
Bupati Aceng: Jangan Paksa Saya Mundur
Batu Kelamin Lelaki Ditemukan di Raja Ampat
Mabes Polri Akui Tarik Novel Baswedan


10.44 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger