Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

5 Rencana Teknologi Samsung Sebelum 2015

Written By Unknown on Kamis, 07 November 2013 | 10.44

TEMPO.CO, Seoul - Samsung merupakan salah satu merek populer untuk perangkat elektronik seperti laptop, ponsel, atau tablet. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh petinggi Samsung dan analis di Korea Selatan minggu ini, Samsung menjelaskan rencana masa depan perusahaan itu.

Lee Sang-hoon, CFO Samsung Electronic, menjelaskan bahwa perusahaan akan terus meningkatkan produk buatannya. Dikutip dari situs Digital Trend, Rabu, 6 November 2013, Samsung mengumumkan ada lima teknologi baru yang akan disiapkan sebelum tahun 2015. Berikut lima teknologi tersebut:

1. Perangkat Lipat dan Tekuk yang Fleksibel

Setelah mengeluarkan ponsel melengkung, Samsung Galaxy Round, perusahaan Korea Selatan itu akan mengerjakan ponsel layar lipat dan fleksibel. Rencananya, ponsel layar tekuk akan meluncur pertengahan 2014, sedangkan ponsel lipat pada akhir 2015.

2. Perangkat Elektronik Inovatif Baru

Dalam pertemuan tersebut, Samsung tampaknya juga berencana kembali membuat produk inovatif seperti Samsung Galaxy Gear dan perangkat serupa Google Glass. Baru-baru ini Samsung mengajukan hak paten pada produk yang berspesifikasi sama dengan produk yang dipresentasikan pada pertemuan itu.

3. Software Lebih Baik

Perusahaan mengakui bahwa perkembangan software mereka jauh ketinggalan dibanding hardware. Makanya, Samsung juga berencana kembali meningkatkan kualitas software.

4. Layar Ultra HD

Layar sentuh dengan kualitas 1080 piksel merupakan hal penting dalam perangkat mobile. Melihat LG dan Japan Display sudah mengeluarkan produk dengan 2560x1440 piksel, Samsung tak ingin ketinggalan. Perusahaan berencana akan membuat layar dengan resolusi lebih besar, yaitu 3840x2160. Diperkirakan layar HD tersebut meluncur awal 2014.

5. Prosesor 64-bit

Bergerak meninggalkan chip buatan Exynos, Samsung bisa jadi seperti Apple dan Qualcomm yang merancang ARM sendiri. Saat pertemuan, Samsung juga menunjukkan akan membuat prosesor 64-bit berbasis ARM dengan desain mereka sendiri. Baik layar HD dan prosesor 64-bit mungkin akan ditanamkan pada Samsung Galaxy F yang kini tengah banyak dibicarakan.

RINDU P HESTYA | DIGITAL TREND

Berita Terkait:

Nexus 5 Diklaim sebagai Perangkat yang Awet  
Ini Ibu Paling Aktif di Media Sosial  
Pendiri Apple Ingin Bekerja Sama dengan Google  
Samsung Kalahkan Apple untuk Kepuasan Pelanggan  
YouTube Kalahkan Facebook di Kalangan Remaja  


10.44 | 0 komentar | Read More

Penjualan Call of Duty: Ghost Terus Tekan GTA V  

TEMPO.CO, Jakarta - Selain game Grand Theft Auto (GTA) V, game yang juga naik pamor adalah Call of Duty: Ghost. Sejak diperkenalkan di berbagai negara pada Selasa, 5 November 2013 lalu, game itu sudah terjual sebanyak satu miliar kopi per hari.

Dikutip dari situs Digital Trend, Rabu, 6 November 2013, angka yang fantastis itu memang berupa pasokan yang disediakan kepada para penjual di pasar game dan belum sampai ke tangan gamer. Namun, angka tersebut dianggap menjanjikan bagi distributor dan penjual.

Sementara itu, saingannya, GTA V, dikabarkan telah mencetak keuntungan US$ 800 juta atau setara Rp 9 triliun. Jika dikalkulasi, itu artinya sudah sekitar 1,41 juta gamer GTA V. Angka ini yang belum berhasil dipatahkan Call of Duty: Ghost.

Meski begitu, tak ada yang bisa menutupi kepopuleran game Call of Duty: Ghost. Seri sebelumnya, Call of Duty, menjadi game terpopuler di Xbox Live saat diluncurkan. Situs Gamestop juga mengklaim Call of Duty: Ghost paling banyak dipesan oleh penggila game. Bahkan, saat peluncuran, kicauan tentang game ini menjadi trending topic di Twitter selama 24 jam.

"Ghost adalah game terbaik dari generasi Call of Duty. Tim berhasil memberikan ketegangan yang baru bagi para pemain," kata Eric Hirshberg, CEO penerbit game tersebut, Activison.

Call of Duty: Ghost disiapkan untuk konsol game PlasyStation 3, Wii U, dan Xbox 360. Namun, Eric juga berharap Call of Duty: Ghost  bisa menjadi game paling sukses untuk Xbox One dan PS4 saat diluncurkan pertengahan November ini.

RINDU P HESTYA | DIGITAL TREND

Berita Terkait:
Nexus 5 Diklaim sebagai Perangkat yang Awet  
Pendiri Apple Ingin Bekerja Sama dengan Google  
Ini Ibu Paling Aktif di Media Sosial  
YouTube Kalahkan Facebook di Kalangan Remaja  
Samsung Kalahkan Apple untuk Kepuasan Pelanggan  


10.44 | 0 komentar | Read More

Moto G, Ponsel Murah Keluaran Motorola  

Written By Unknown on Rabu, 06 November 2013 | 10.45

TEMPO.CO, Jakarta - Motorola kabarnya akan segera bergabung di kelas ponsel pintar dengan harga murah. Perusahaan yang kini bergabung dengan Google itu akan meluncurkan Moto G pada 13 November 2103. Melalui situs resminya, Motorola mempertegas hal ini dengan memberikan pengumuman menggunakan berbagai bahasa.

Dari situs tersebut, Motorola ingin memberikan kesan bahwa Moto G merupakan ponsel murah yang bisa digunakan oleh semua orang di seluruh dunia. Huruf 'G' pada Moto G diperkirakan sebagai simbol 'global' terkait kehadiran ponsel tersebut.

Dikutip dari situs Time, Selasa, 5 November 2013, Moto G memiliki layar Gorila Glass sebesar 4,5 inci dengan ketajaman mencapai 720 piksel dan 8 GB minimal penyimpanan. Untuk kamera, ada yang menyatakan kekuatannya mencapai 5 megapiksel dan lainnya mengatakan 8 megapiksel. Situs GSM Arena memperkirakan harganya sekitar US$ 215 atau sekitar Rp 2,4 juta tanpa kontrak.

Prosesor yang dibenamkan pada perangkat ini adalah quad-core 1,2 GHz Snapdragon dengan RAM 1 GB. Sistem operasinya menggunakan Android Jelly Bean 4.3 dengan kekuatan baterai 1.950 mAh.

Dari segi fitur, kabarnya Moto G akan mirip dengan Moto X. Moto G akan dilengkapi dengan fitur perintah dengan suara, meski dari ruangan yang berbeda. Tata letak menu, warna layar, wallpaper, dan nada dering pun akan disesuaikan untuk menarik minat pelanggan.

RINDU P HESTYA | TIME 

Berita Terkait:
Gadis Virtual Sukses Deteksi Ribuan Pedofil
Sisi Lain Bekerja di Perusahaan Google  
Berapa Jumlah Planet Mirip Bumi di Bima Sakti?
Gotham City Akan Muncul di San Francisco
'Bumi' Lain Bertebaran di Sekitar Planet Kita  


10.45 | 0 komentar | Read More

Ini Ibu Paling Aktif di Media Sosial  

TEMPO.CO, Los Angeles - Sebuah studi baru oleh perusahaan layanan informasi Experian mengklaim bahwa ibu dengan anak di bawah 5 tahun lebih aktif di media sosial dibandingkan masyarakat umum.

Menurut penelitian ini, para ibu tersebut dua kali lebih mungkin untuk mengirim komentar pada situs-situs jejaring sosial dibandingkan penduduk Amerika Serikat lainnya.

"Kami menemukan dalam analisis itu bahwa Facebook adalah jaringan media sosial pilihan untuk ibu yang memiliki anak-anak kecil," kata Suzanne Blackburn, juru bicara Experian Marketing Services, kepada Mashable, Rabu, 6 November 2013.

Data Experian dikumpulkan dari survei yang dilakukan oleh Simmons National Consumer Study, yang meneliti kebiasaan online dan offline 25 ribu orang dewasa Amerika Serikat. Perusahaan itu juga mengumpulkan data dari Hitwise, yang mengukur lalu lintas situs, dan dari laporan penelitian lainnya.

Secara demografis, para ibu yang mewakili kelompok ini memiliki rentang usia tertentu. "Lebih dari setengah ibu dengan anak-anak kecil dari penelitian ini berusia antara 25 sampai 34 tahun, sedangkan usia rata-ratanya 32,5 tahun," kata Blackburn.

Menurut laporan tersebut, menariknya, usia anak berdampak signifikan terhadap perilaku online ibunya. Ibu dengan anak-anak antara usia 6 dan 10 tahun kurang aktif di media sosial dibandingkan dengan ibu yang memiliki anak lebih kecil. Studi ini juga menemukan, saat usia anak bertambah, kegiatan media sosial ibunya menurun.

Penelitian itu juga mengungkapkan bahwa ibu dengan anak di bawah 5 tahun lebih cenderung untuk berbelanja menggunakan perangkat mobile, dengan iPad sebagai perangkat utama. Temuan terbaru ini menguatkan studi lain yang menemukan bahwa 38 persen dari anak di bawah 2 tahun menggunakan media mobile.

Data dari kedua laporan itu menunjukkan bahwa ibu menjadi teladan bagi anak-anak mereka melalui kebiasaan penggunaan perangkat mobile mereka.

Simak berita tekno lainnya di sini.

MASHABLE | ERWIN Z

Berita lain
Gadis Virtual Sukses Deteksi Ribuan Pedofil
Sisi Lain Bekerja di Perusahaan Google 
Berapa Jumlah Planet Mirip Bumi di Bima Sakti?
Gotham City Akan Muncul di San Francisco
'Bumi' Lain Bertebaran di Sekitar Planet Kita  


10.45 | 0 komentar | Read More

Penjualan iPad Air Tidak Semulus iPad 4  

Written By Unknown on Selasa, 05 November 2013 | 10.44

Seorang pegawai Apple menunjukkan iPad Air pada peluncuran di San Francisco (22/10). iPad Air dengan layar 9.7 Retina Display beresolusi 2048x1536 dan 3.1 juta piksel, tampilan foto dan video menjadi detail dan tajam. (AP Photo/Marcio Jose Sanchez)

TEMPO.CO, San Fransisco - Setelah resmi diperkenalkan Selasa pekan lalu, iPad Air resmi diluncurkan pada Senin, 4 November 2013, di 42 negara, termasuk Cina dan Amerika.  Namun, hingga kini, Apple tak mau sesumbar mengenai angka penjualan tablet terbarunya itu. Padahal, ketika iPhone 5S dan 5C mulai resmi dijual, Apple dengan bangga mengatakan bahwa ponsel pintar besutannya itu sudah terjual selama 9 juta unit selama akhir pekan pertama.

Kurangnya jumlah media yang meliput peluncuran produk ini membuat kabar angka penjualan semakin tertutup. Bahkan, tanpa angka resmi, tersebar indikasi bahwa iPad Air tidak terjual dengan baik seperti iPad 4.

Dikutip dari situs CNET, Senin, 4 November 2013, peluncuran iPad Air ini merupakan pembuktian bahwa Apple masih serius menggarap produk tablet. Meski penjualan iPad Air tidak melonjak, desain dan spesifikasi tablet ini mampu menarik pembeli untuk meng-upgrade gadget miliknya.

Analis Gene Munster dari Piper Jaffray mengatakan bahwa Apple mengharapkan penjualan tablet iPad Air mencapai 2,5 juta hingga 3,5 juta unit sampai akhir pekan ini. Sementara pada 2012, sebanyak 3 juta unit terjual dalam waktu seminggu untuk dua produk yaitu iPad dan iPad Mini.

Tahun ini, Apple juga belum memberlakukan sistem pra-order untuk iPad Air dan iPad Mini 2. Malah masih tersedia pre-order untuk iPad Mini dan iPad 2.

iPad Air dijalankan oleh chipset A7, seperti yang digunakan pada iPhone 5S. Chipset tersebut membuat iPad Air bekerja 72 kali lebih cepat dibandingkan iPad generasi pertama. iPad Air hadir dengan dua tipe berbeda. iPad Air dengan konektivitas Wi-Fi dan kapasitas 16 gigabita dibanderol sekitar Rp 5,4 juta. Sementara iPad Air dengan konektivitas 4G LTE dihargai sekitar Rp 6,8 juta.

RINDU P HESTYA | CNET

Berita Terkait:
Penelitian: Mahasiswa Pakai Gadget di Ruang Kuliah
FAA Izinkan Penumpang Aktifkan Gadget di Pesawat
Liam Payne Lebih 'Berpengaruh' Ketimbang Cameron  
Kompetisi Hacking Lokal Belum Maksimal
Toshiba Satellite Click Laptop Hibrida Multifungsi


10.44 | 0 komentar | Read More

5 Langkah Percepat Kinerja iPad

TEMPO.CO, Jakarta - Resmi dijualnya iPad Air membuat pemilik iPad generasi sebelumnya ingin memperbarui tablet mereka. Dengan dibenamkannya prosesor, 64-bit A7 chipset yang membuat iPad Air berjalan lebih cepat, pasti membuat pengguna ngiler ingin memiliki tablet teringan ini.

Namun, jika Anda memiliki iPad jadul, jangan buru-buru membeli tablet tercepat itu. Ada langkah yang bisa dilakukan agar iPad lama Anda bisa berjalan dengan optimal dengan prosesor yang lebih rendah. Situs Which memberikan 5 saran untuk mempercepat kinerja prosesor iPad lama Anda. Berikut rinciannya:

1. Jangan Buru-buru Update ke iOS 7
Mengupdate iOS 7 pada tablet Anda memang akan mempercepat kinerja perangkat tersebut. Namun terkadang, tablet yang lebih tua harus berusaha lebih keras untuk menjalankan sistem operasi iOS 7 ini. Misalnya, untuk iPad 2, sistem operasi bawaannya adalah iOS 6. Maka, untuk kinerja yang optimal, lebih baik tetap gunakan iOS 6.

2. Hapus Aplikasi dan Foto
Setiap perangkat yang memiliki data yang penuh, seperti foto dan aplikasi, pasti akan berjalan lambat. Bersihkan beberapa ruang dengan pindahkan foto ke iCloud dan hapus aplikasi yang tak pernah digunakan. Menghapus riwayat chatting pada iMessage juga dapat membantu meringankan kerja iPad. Cobalah pilih menu setting, general, lalu usage untuk melihat seberapa besar ruang yang tersisa pada iPad Anda.

3. Gunakan Aplikasi Resmi dari Apple
Menggunakan aplikasi resmi dari Apple dapat memberikan ruang lebih banyak pada hard disk iPad. Misalnya, gunakan sistem pencari Safari ketimbang Google Chrome untuk keperluan menjelajah internet. 

4. Bersihkan Cache
Membersihkan cache pada tablet dapat mempercepat kerja Safari atau sistem pencari lainnya. Caranya, pilih menu setting, klik Safari, lalu pilih clear history dan clear cookies and data. Atau, pilih menu setting, advanced, website data, dan pilih remove all website data.

5. Matikan Update Otomatis
Jika Anda sudah menggunakan iOS 7, akan ada fitur update otomatis. Namun, update otomatis ini akan mempengaruhi kinerja iPad. Untuk mengurangi pengaruhnya, pilih menu setting, iTunes adn App Store, lalu cari automatic downlad dan matikan untuk update secara otomatis.

RINDU P HESTYA |WHICH

Berita Terkait:
Penelitian: Mahasiswa Pakai Gadget di Ruang Kuliah
FAA Izinkan Penumpang Aktifkan Gadget di Pesawat
Liam Payne Lebih 'Berpengaruh' Ketimbang Cameron  
Penjualan iPad Air Tidak Semulus iPad 4  
Kompetisi Hacking Lokal Belum Maksimal


10.44 | 0 komentar | Read More

Pesan Singkat Berlebihan Bisa Merusak Hubungan  

Written By Unknown on Minggu, 03 November 2013 | 10.44

TEMPO.CO, Utah - Ini peringatan bagi orang yang berlebihan dalam mengirim pesan singkat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak mengirim pesan singkat kepada pasangan bisa merusak suatu hubungan.

Peneliti mengatakan, jika seorang perempuan terlalu banyak mengirim pesan ke pacarnya, si laki-laki bakal berpikir si perempuan terlalu merepotkannya. Sementara jika laki-laki terlalu sering mengirim pesan ke pacarnya, si perempuan bakal berpikir si laki-laki tidak bahagia dalam hubungan.

"Dalam beberapa cara, temuan ini seperti sangat intuitif, tapi kami tidak pernah benar-benar melihat adanya efek hubungan yang rill ini sebelumnya. Pria dan perempuan punya temuan yang berbeda," kata Lori Schade, peneliti dari Brigham Young University (BYU), Amerika, seperti dilansir Salt Lake Tribune, Kamis, 30 Oktober 2013.

Hasil studi dua tahun ini menunjukkan apa yang sudah diketahui orang tentang sifat hubungan laki-laki dan perempuan dalam dunia analog. Sifat itu adalah perempuan biasanya dilihat sebagai pengejar dan laki-laki biasanya dianggap sebagai orang yang lebih sering ingin menarik diri.

Studi yang dimulai pada 2009 ini didasarkan pada survei terhadap 276 orang dewasa yang sedang menjalin sebuah hubungan. Dari mereka, sebanyak 38 persen mengatakan berada dalam hubungan serius, 46 persen bertunangan, dan 16 persen menikah.

Mereka lalu mengisi penilaian secara online yang juga disertai dengan pertanyaan tentang kebiasaan texting (mengirim pesan singkat). Peneliti menemukan bahwa 82 persen responden mengirim pesan singkat kepada pasangannya beberapa kali dalam sehari.

Peneliti lalu menganalisis pola pesan singkat itu, termasuk frekuensi dan kontennya, terhadap indikator hubungan, seperti kepuasan, stabilitas, dan keterikatan. Mereka pun menemukan, pesan singkat dapat mempengaruhi perkembangan hubungan.

Reaksi kekecewaan berkomunikasi dengan teks lebih cepat ketimbang dengan bertatap muka. "Ada ruang sempit dengan pesan singkat, dan Anda tidak dapat melihat kondisi orang yang butuh Anda lihat," kata Guru Besar BYU Jonathan Sandberg.

Temuan peneliti juga memperlihatkan bahwa jika pria terlalu sering mengirim pesan singkat, itu adalah sinyal bahwa mereka tidak puas dengan hubungan. Sementara perempuan yang terlalu sering mengirim pesan singkat merasa lebih stabil dalam hubungan, padahal pria berpikir hal itu justru mengganggu, dan dapat mendorongnya untuk menjauh.

SALT LAKE TRIBUNE | AMIRULLAH

Berita Terpopuler
Penjelasan Garuda Soal Ulah Roy Suryo 
Roy Suryo Marah Lagi di Dalam Pesawat
Istri-istri Para Koruptor
Ulah Roy Suryo di Garuda Versi Ajudan 
Jajaran Atut Heran KPK Telisik Bansos Banten


10.44 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger